www.aboebakar.com
** ZA Gelar Zikir dan Doa Bersama [30 Mei] ** Debat Cagub Kalimantan Selatan Lancar [29 Mei] ** Hanya Aboe Bakar Tak Mencoblos [29 Mei] ** Tim Kampanye Patuhi Masa Tenang [29 Mei] ** Simpatisan Tidak Bisa Ditertibkan [28 Mei] **
 
اِنَّ اللهَ تَعَالىَ يُحِبُّ الْعَبْدَ التَّقِىَّ الْغَنِىَّ الْخَفِىَّ
Sesungguhnya Allah Swt. mencintai hamba yang bertaqwa yang kaya yang tidak menonjol
— (HR. Ahamd dan Muslim dari Sa’ad bin Abi Waqqash)


Kategori
Berita Fraksi PKS
Profil Singkat
No Anggota: A-92
Komisi: IX (Kependudukan, Kesehatan, Tenaga Kerja dan Transmigrasi)
Badan: Panitia Anggaran DPR
Telp/Fax:
5756436/5756437
Daerah Pemilihan:
KALSEL 1
Asisten:
Mutia Febrina
Ruang:
317 Gd Nusantara II Lantai 3
Email: aboebakar@cbn.net.id


Ada 8 Pengunjung online




Kamis, 21 Mei 2009 19:07 | 2948 hit

Pesawat Hercules TNI Jatuh, Kaji Ulang Prosedur Penerbangan TNI AU

Anggota Komisi Perhubungan (Komisi V) DPR RI, Aboe Bakar meminta pihak TNI AU untuk mengkaji ulang prosedur semua penerbangan pesawat-pesawatnya. Hal itu ia tegaskan terkait kasus jatuhnya pesawat Hercules milik TNI AU di Magetan, Rabu pagi (20/5).

Atas kejadian tersebut Aboe bakar menyatakan duka cita mendalam kepada para korban maupun para keluarga yang ditinggalkan.  Data terakhir menyebutkan sekitar 68 orang penumpang dan kru dikabarkan tewas.

"Kecelakaan pesawat terbang itu menyangkut empat hal yakni man, machine, media dan method," jelas Aboe Bakar di Jakarta, Rabu (20/5).   Karena itu perlu ada audit teknis mengenai kondisi pesawat terbang militer termasuk prosedur pengecekan sebelum penerbangan, seperti apa yang sudah dilakukan terhadap maskapai penerbangan komersil. Persoalannya jika hasil audit bermuara pada buget perawatan pesawat militer yang minim, maka pemerintah harus siap menanggung resiko itu, begitu juga jika persoalannya berkisar pada SDM berupa teknisi yang kurang kompeten, maka peningkatan kapasitas menjadi penting.

Pesawat angkut TNI jenis Hercules jatuh sesaat sebelum mendarat di areal persawahan Desa Geplak, Kecamatan Karas, Magetan, sekitar pukul 06.25 WIB. Sebelum jatuh, pesawat sempat menabrak empat rumah warga.

Pesawat Hercules itu berangkat dari Lanud Halim Perdana Kusuma, Jakarta, menuju Lanud Iswahyudi, Magetan, dengan mengangkut  98 penumpang dan 14 kru. Pesawat dikemudikan oleh Pilot Kapten Mayor Danu dan Co Pilot Kapten Younan. 

Selama 2008 tercatat empat kecelakaan pesawat militer Indonesia yakni jatuhnya helikopter Twinpack TNI AU pada Januari 2008 yang mengakibatkan satu penumpang tewas dan sembilan luak-luka. Dua bulan kemudian tepatnya 11 Maret 2008 helikopter Soloy H-4712 TNI AU jatuh dan terbakar di Subang dan menewaskan pilot.

Dua kecelakaan lainnya, yakni pecah ban yang dialami Hawk 100 di Pekanbaru pada Juni 2008 dan terakhir pada 26 Juni 2008 pesawat Cassa 212 TNI jatuh di kaki Gunung Salak hingga menewaskan lima awak dan 13 penumpangnya.

Sebelumnya juga roda pesawat (landing gear) C130 Hercules  milik TNI AU lepas saat pesawat akan melakukan pendaratan di Bandara Sentani, Papua pada Senin pekan lalu (11/5).   Tak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut.

Pengirim: Mutia Febrina




Entri Terbaru

Arsip

Penelusuran
 








Kalimantan SelatanAllahu Ghayatuna